Look Back

1 Agustus, 2026 · 3 menit

Look Back itu salah satu one-shot paling ngena yang pernah dibuat Tatsuki Fujimoto.

Ceritanya soal dua anak cewek, Fujino sama Kyomoto, yang satu PD banget karena selalu dipuji di majalah sekolah, satu lagi lebih jago tapi introvert dan nggak pernah keluar kamar.

Fujimoto ngegambarin proses kreatif itu sendiri—rasa insecure, rasa iri, tapi juga kebahagiaan murni waktu akhirnya nemu orang yang "connect" sama karya kalian.

Fujimoto ngebangun momen-momen kecil sebelumnya—panel-panel silent, ekspresi muka, gimana dua tokoh ini tumbuh dari rival jadi partner yang saling butuh.

Pacing-nya pelan di awal, banyak "show don't tell", terus tiba-tiba momentum-nya nyakitin banget pas udah dekat ke ending.

Versi awal one-shot ini (rilis Juli 2021) punya adegan yang deket banget sama insiden pembakaran studio Kyoto Animation 2019—termasuk detail soal pelaku yang merasa karyanya "dicuri" atau "ditiru", masuk ke gedung, dan menyerang orang di dalam.

Banyak pembaca dan bahkan keluarga korban KyoAni ngerasa itu terlalu personal dan menyakitkan.

Karena backlash itu, Fujimoto sampai merevisi beberapa panel di rilisan resmi berikutnya (versi volume tankobon), ngubah detail-detail yang terlalu mirip biar nggak terkesan mengeksploitasi tragedi nyata.

Tapi intinya tetep cerita soal kehilangan seorang partner kreatif secara tiba-tiba dan kejam, dan gimana si karakter yang selamat harus cari cara buat terus berkarya meski dihantui rasa bersalah "andai aja gue nggak..."

Ada juga interpretasi soal "what if"—gimana kalau salah satu keputusan kecil di masa lalu diubah, apakah hasilnya akan beda.